A futuristic vision of the age of holograms

Saatnya akan segera tiba.

Beberapa tahun yang lalu, saat ada konser mengenang Chrisye, Chrisye yang sudah meniggal ditampilkan sebagai hologram dan bernyanyi diatas panggung. Game dan handphone saat ini juga sudah mengadopsi virtual reality sebagai fitur standardnya. Melihat perkembangan ini, saatnya akan tiba dimana “manusia masuk ke dunia digital” bukan lagi seperti selama ini, manusia menggunakan perangkat digital.

Kantor akan menjadi sebuah objek digital, dimana “orang-orang” akan bertemu di sana untuk bekerja, berdisksui, dan lainnya. Sementara mereka secara fisik sedang berada di tempat lain, mungkin di rumah, atau sedang berlibur.

Konsep yang sama juga bisa diterapkan untuk berbelanja, orang bisa merasakan sedang berjalan dan mencari barang di toko, mencoba pakaian, menonton pertandingan sepak bola di stadion, dan lainnya.

Bahkan, dengan semakin banyaknya data keseharian kita yang diambil dan disimpan oleh perusahaan-perusahaan digital, bukan tidak mungkin suatu saat karakter yang telah meninggal bisa dihidupkan kembali semirip dengan aslinya berdasarkan data yang diambil selama ia hidup (big data).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *