Telinga Bunyi Krek Krek, Ini Solusinya

Saya mengalami kejadian telinga bunyi krek krek lagi beberapa hari yang lalu. Kok lagi? Ya, karena saya memang sudah pernah mengalaminya sekitar 10 tahun yang lalu, sudah pernah saya bagikan juga: Telinga “Kresek-Kresek”.. Eh, Ada Rambut.

Kejadian telinga bunyi krek krek sama persis dengan yang terjadi dulu. Saya tiba-tiba mengalami bunyi-bunyi ini ketika bangun tidur. Kejadian dulu masih sangat membekas, karena dulu saya panik sekali, takut kalau telinga saya kenapa-kenapa. Tapi kali ini saya sudah tenang, dan justru terpikir untuk mendokumentasikan kejadian ini supaya bisa saya bagikan, dan semoga bisa menjadi solusi bagi banyak orang.

Pagi itu saat bangun tidur telinga kanan saya terdengar bunyi krek krek yang cukup kencang, bunyi ini hanya timbul jika saya menggerakan bagian-bagian yang terhubung dengan telinga, misalnya saya membuka mulut lebar-lebar, menarik / menggerakan daun telinga, atau menekan bagian di belakang daun telinga. Jika tidak digerakan atau saya diam saja maka tidak ada bunyi. Kesimpulannya, yang menyebabkan bunyi ini adalah benda mati, karena jika sesuatu yang hidup maka akan tetap ada bunyi jika kita diam.

Setelah itu saya langsung memiliki keyakinan 98% bahwa yang menyebabkan bunyi krek krek ini adalah rambut yang masuk ke telinga, sama seperti kejadian 10 tahun yang lalu. Untuk memastikannya saya langsung mencoba foto telinga saya, berharap rambut yang masuk dapat terlihat, dan benar saja, rambutnya terlihat. Untuk foto ini harus menggunakan blitz, jika tidak bagian dalam telinga tidak ada terlihat.

Telinga Bunyi Krek Krek, Ini Solusinya, Rambut Masuk Telinga

Nah, rambut yang tebal itu yang menyebabkan bunyi krek krek pada telinga saya. Kemungkinan besar, ini adalah rambut yang rontok jatuh di bantal, lalu mungkin saat tidur menyamping (telinga menempel di bantal) rambut itu masuk.

Bagaimana solusi telinga bunyi krek krek ini?

Jika tidak ada orang yang dapat membantu dan mau lebih aman, silahkan pergi ke dokter THT untuk minta bantuan tenaga profesional mengeluarkan rambut tersebut.

Namun untuk saya, saya meminta bantuan orang di rumah untuk mengeluarkan rambutnya. Selain karena rambutnya sudah terlihat, sekarang lagi musim COVID, sebisa mungkin kami menghindari bertemu orang-orang luar, apalagi ke rumah sakit.

Jangan menggunakan cotton bud atau mengorek telinga dengan jari, khawatir jika rambutnya malah masuk semakin dalam dan jadi sulit / tidak terlihat lagi.

Saya mempersiapkan sebuah pinset, senter, dan kaca pembesar untuk tidakan mengambil rambut yang masuk ini. Pinsetnya jangan lupa dibersihkan dulu, bisa dicuci dan disemprot dengan alkohol supaya lebih steril. Jika ada senter yang menempel di kepala akan sangat membantu, jadi tidak perlu dipegang tangan. Kaca pembesar mungkin tidak dibutuhkan jika pengelihatannya masih jelas.

Rambut diambil, bunyi sudah hilang, masalah selesai.

Ya, semudah itu. Jadi buat kamu yang mengalami telinga bunyi krek krek seperti ini, tidak perlu panik ya.

Oya, saya cukup terkejut, karena rambut yang masuk ternyata sekitar 4-5 cm, cukup panjang. Bingung juga, kok bisa ya rambut itu masuk sampai sedalam itu.

Berikutnya, sering-sering cek bantal sebelum tidur ya, jika ada rambut yang rontok dibersihkan dulu 🙂

Semoga membantu.

Leave a Comment

Your email address will not be published.