Arti Kata Dalam Masa COVID-19

Sejak kemunculan coronavirus COVID-19 kita menjadi lebih sering mendengar atau membaca kata-kata yang selama ini jarang atau bahkan belum pernah kita dengar. Sering kali kita menjadi bingung apa arti kata tersebut. Kali ini saya akan mencoba menjelaskan arti dari istilah-istilah yang dipakai di masa COVID-19 ini, supaya kita mendapat pengertian yang lebih baik.

COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi Coronavirus jenis baru. Penyakit ini menyebabkan gangguan pernapasan dengan gejala seperti batuk, demam, dan dalam kasus yang lebih serius menyebabkan kesulitan bernapas. Kita dapat melindungi diri dengan rajin mencuci tangan, tidak menyentuh wajah, dan menjaga jarak dengan orang lain khususnya yang sedang sakit.

Arti Kata Dalam Masa COVID-19 Pandemi

Istilah COVID-19 Dalam Hal Penyebaran

Pandemi adalah istilah yang digunakan untuk menunjukan tingkat ketersebaran suatu penyakit menular. Pandemi artinya tahap dimana suatu penyakit menular sudah tersebar sangat luas bahkan tersebar di seluruh dunia dengan laju penyebaran sangat cepat.

WHO telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemi pada tanggal 12 Maret 2020 setelah Eropa terserang COVID-19 dengan 20.000 kasus dan 1.000 kematian: WHO announces COVID-19 outbreak a pandemic.

Epidemi adalah istilah yang digunakan untuk menunjukan tingkat ketersebaran suatu penyakit menular. Epidemi artinya tahap dimana suatu penyakit menular sudah tersebar luas di suatu wilayah, misalnya di kota atau negara tertentu, dengan laju penyebaran sangat cepat. COVID-19 disebut epidemi ketika baru tersebar di Wuhan, China.

Endemi adalah ketersebaran penyakit yang cukup tinggi dan namun hanya terjadi (menetap) di daerah tertentu, atau merupakan khas daerah tertentu, dapat terjadi karena faktor populasi atau lingkungan. Misalnya endemi malaria di Afrika dan demam berdarah di Indonesia. COVID-19 tidak menjadi penyakit endemi karena COVID-19 dapat menyebar ke tempat-tempat lain dan ke semua orang.

Episentrum adalah titik pusat suatu kejadian. Biasanya istilah episentrum digunakan untuk menyebutkan pusat gempa, namun belakangan ini episentrum juga digunakan untuk menunjukkan daerah dimana kasus COVID-19 sangat tinggi dan menyebar dengan hebat.

Klaster adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan sumber lokasi atau kegiatan dimana COVID-19 mulai menular. Misalnya, Pasien A diidentifikasi termasuk dalam kluster Seminar Bogor. Artinya Pasien A tertular dari acara Seminar Bogor.

Super spreader adalah orang yang menjadi agen penyebaran virus/penyakit di suatu daerah. Orang tersebut biasanya datang ke suatu acara atau perkumpulan, lalu menularkan virus pada beberapa orang, dan orang-orang yang sudah tertular kembali menularkan pada orang disekitarnya, begitu seterusnya.

Arti Kata Dalam Masa COVID-19 Pencegahan Coronavirus

Istilah COVID-19 Dalam Hal Pencegahan

Herd immunity atau kekebalan masal adalah kondisi dimana sebagian besar populasi sudah memiliki kekebalan terhadap infeksi. Kekebalan ini bisa didapat dari vaksin maupun karena sudah pernah terinfeksi sebelumnya sehingga tubuh menghasilkan kekebalan secara natural.

Herd immunity ini memang baik pada akhirnya. Khususnya dalam kasus COVID-19, ketika kita sudah memiliki vaksin. Namun menjadi sesuatu yang mengejutkan bila strategi herd immunity ingin digunakan sebelum kita memiliki vaksin. Artinya, silahkan saling menularkan, seleksi alam. Apalagi lonjakan pasien COVID-19 tidak mungkin bisa diimbangi oleh kapasitas rumah sakit.

Lockdown adalah cara mencegah penyebaran COVID-19 dengan cara menahan pergerakan orang dalam suatu wilayah. Daerah yang menerapkan lockdown akan memutus jalur keluar masuk orang dari dan ke daerah tersebut, menutup usaha, perkantoran, dan toko-toko non-esensial, dan menghimbau masyarakat agar sebisa mungkin tetap tinggal di rumah kecuali untuk kebutuhan sangat penting.

Lockdown bertujuan agar penyakit tidak menyebar ke daerah-daerah lain dan di daerah tersebut dapat dilakukan penanganan dan pencegahan yang lebih maksimal.

Social distancing atau physical distancing adalah cara mencegah penyebaran COVID-19 dengan menerapkan jarak minimal ketika berinteraksi dengan orang lain. Biasanya jarak yang dianggap aman adalah lebih dari 1 meter. Kapasitas maksimal penumpang dalam satu kendaraan pun dikurangi. Antrean diberi jarak, tempat duduk dibuat selang-seling atau dilongkap, dan membatasi jumlah orang yang berkumpul dalam satu tempat.

Social distancing atau physical distancing bertujuan agar virus yang dipercaya menyebar melalui dorplet dari orang yang sudah terinfeksi tidak terkena dan menularkan penyakit pada orang lain.

Masih banyak istilah-istilah lain yang sering kita dengar, seperti: APD, PCR, swab test, inkubasi, dan lain-lain. Tapi berhubung tulisan ini sudah cukup panjang, maka akan saya lanjutkan pada tulisan berikutnya: Arti Kata Dalam Masa COVID-19, Part 2.

Semoga membantu 🙂

2 thoughts on “Arti Kata Dalam Masa COVID-19”

  1. Pingback: Arti Kata Dalam Masa COVID-19, Part 2 | Herwin Lab

  2. Pingback: Rekor Harga Minyak Terendah, COVID-19 Mengukir Sejarah Lagi | Herwin Lab

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *